Tempat tinggal roh

Tempat tinggal roh

Abu Bakar r.a telah ditanya tentang ke mana ruh pergi setelah ia keluar dari jasad, maka berkata Abu Bakar r.a : “Ruh itu menuju ke tujuh tempat” :-
· Ruh para nabi dan utusan menuju ke syurga Adnin.
· Ruh para ulama menuju ke syurga Firdaus.
· Ruh para mereka yang berbahagia menuju ke syurga Illiyyina.
· Ruh para syuhadaa berterbangan seperti burung disyurga sekehendak mereka.
· Ruh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.
· Ruh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misik.
· Ruh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka disiksa beserta jasadnya sampai hari kiamat.

Telah bersabda Rasulullah s.a.w. bahawa : “Tiga kelompok manusia yang akan berjabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya ialah” :-
· Orang-orang yang mati syahid.
· Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan Ramadhan.
· Orang yang puasa hari Arafah.

Kelebihan bersalawat

Rasulullah s.a.w. telah bersabda bahawa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku: Berkata Jibril a.s.. : “Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.”
Berkata pula Mikail a.s.: “Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.”
Berkata pula Israfil a.s.: “Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah s.w.t. dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah s.w.t. mengampuni orang itu.”

Malaikat Izrail a.s. pula berkata : “Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi.” Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah s.a.w. .? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah s.a.w. Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w.. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah s.w.t., Rasul dan para malaikat.

Mayat bangun dari kubur

Jika Nauf boleh menghidupkan kuda milik Birdlaun milik Raja Faris atas izin Allah s.w.t., maka Nabi Isa boleh menghidupkan orang yang sudah mati atas izin Allah s.w.t. juga. Itulah mukjizat yang diberikan Allah s.w.t. kepada hamba-Nya untuk menunjukkan kebesarannya. Tapi dasar orang kafir, walaupun Nabi Isa boleh menunjukkan mukjizat menghidupkan orang yang sudah mati, mereka masih menyangkalnya. “Sesungguhnya engkau hanya dapat menghidupkan mayat yang baru yang ada kemungkinan memang belum mati benar. Cuba kau hidupkan mayat-mayat terdahulu jika kau boleh.” Ujar mereka. Merasa ditentang kaumnya, Nabi Isa lalu berkata : “Silakan pilih mayat sekehendakmu,” jawabnya. “Cuba hidupkan Sam dan Nuh,” kata mereka.

Kemudian Nabi Isa pergi ke makam Sam bin Nuh. Setelah bersembahyang di atas kuburnya, Isa berdoa kepada Allah s.w.t. meminta Allah s.w.t. menghidupkan mayat itu. Atas kekuasaan Allah s.w.t. kedua mayat yang sudah lama meninggal itu bangkit kembali dari kuburnya. Rambut di kepala dan rambutnya sudah memutih. Begitu melihat keduanya hidup kembali, Isa bertanya, “Mengapa rambutmu sudah memutih semacam itu,”. Keduanya lalu menjawab bahawa mendengar panggilan Isa, ia mengira hari kiamat sudah tiba. “Berapa lama kau sudah meninggal?” tanya Isa. “Empat ribu tahun, tetapi sampai sekarang belum hilang rasa sakit matiku.” Jawabnya. Melihat mukjizat Allah s.w.t., berimanlah semula orang-orang yang kafir itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s